Mitos dan fakta seputar pola tidur memang seringkali membuat kita bingung. Apakah benar tidur larut malam membuat tubuh lebih sehat? Ataukah hanya mitos belaka? Mari kita bahas bersama-sama.
Pertama-tama, mari kita bahas mengenai mitos seputar pola tidur. Salah satu mitos yang sering kita dengar adalah bahwa tidur larut malam dapat membuat kita lebih produktif. Namun, menurut Dr. Michael Breus, seorang pakar tidur dari American Academy of Sleep Medicine, tidur larut malam sebenarnya dapat mengganggu ritme alami tubuh dan menyebabkan gangguan tidur.
Selain itu, mitos lain yang sering kita dengar adalah bahwa semakin sedikit tidur yang kita butuhkan, semakin produktif kita. Namun, menurut Dr. Rebecca Robbins, seorang peneliti tidur dari Harvard Medical School, hal ini tidaklah benar. Tubuh manusia membutuhkan waktu tidur yang cukup untuk memulihkan diri dan menjaga kesehatan.
Sekarang, mari kita bahas fakta seputar pola tidur. Menurut National Sleep Foundation, rata-rata orang dewasa membutuhkan 7-9 jam tidur setiap malam untuk menjaga kesehatan dan kinerja optimal. Jadi, tidak benar bahwa semakin sedikit tidur kita, semakin baik.
Selain itu, fakta lain yang perlu kita ketahui adalah bahwa tidur larut malam dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan obesitas. Menurut Dr. Phyllis Zee, seorang pakar tidur dari Northwestern Medicine, tidur larut malam dapat mengganggu produksi hormon yang mengatur metabolisme tubuh.
Jadi, jangan terpancing oleh mitos seputar pola tidur yang tidak memiliki dasar ilmiah. Pastikan untuk menjaga pola tidur yang sehat dan teratur untuk menjaga kesehatan tubuh dan pikiran Anda. Jika Anda mengalami kesulitan tidur, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan pakar tidur terpercaya. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda.