Sebagai wanita, penting bagi kita untuk mengenal berbagai gangguan kesehatan reproduksi yang mungkin bisa dialami. Gangguan kesehatan reproduksi pada wanita dapat mempengaruhi kesuburan dan kualitas hidup secara keseluruhan.
Salah satu gangguan kesehatan reproduksi pada wanita yang umum terjadi adalah endometriosis. Menurut dr. Andon Hestiantoro, SpOG, endometriosis adalah kondisi di mana jaringan yang biasanya tumbuh di dalam rahim mulai tumbuh di luar rahim. Hal ini dapat menyebabkan nyeri panggul, gangguan menstruasi, dan bahkan kesulitan untuk hamil.
Selain endometriosis, gangguan kesehatan reproduksi lainnya adalah sindrom ovarium polikistik (PCOS). Menurut dr. Yuni Sari, SpOG, PCOS adalah kondisi di mana wanita mengalami gangguan hormon yang menyebabkan siklus menstruasi tidak teratur, jerawat, dan pertumbuhan rambut berlebihan. PCOS juga dapat menyebabkan kesulitan untuk hamil.
Mengetahui gejala dan risiko gangguan kesehatan reproduksi pada wanita sangat penting untuk mencegah dan mengatasi masalah tersebut. Menurut Prof. Dr. dr. Aria Kekalih, SpOG(K), MARS, “Penting bagi wanita untuk melakukan pemeriksaan kesehatan reproduksi secara rutin dan mengenali tanda-tanda gangguan kesehatan reproduksi agar bisa segera mendapatkan penanganan yang tepat.”
Dengan mengenali berbagai gangguan kesehatan reproduksi pada wanita, kita dapat lebih proaktif dalam menjaga kesehatan reproduksi kita. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan untuk mendapatkan informasi dan penanganan yang tepat. Kesehatan reproduksi adalah investasi penting untuk kualitas hidup yang baik.